PANDUAN IMPLEMENTASI MBKM UGJ

Pendidikankini berkembang ditujukan untuk merespon perkembangan 
zaman dan kebutuhan masyarakat. Perkembangan ilmu dan teknologi menjadi 
dasar penting penyesuaian dalam berbagai aspek pendidikan, seperti arah 
kebijakan dan pengembanganpendidikan, orientasi capaian kompetensi,
substansi materi yang dikembangkan dalam pembelajaran, tata kelola,
revitalisasi kurikulumdan implementasi pembelajaran dalam berbagai jenjang 
pendidikan.


Kebijakan Kampus Merdeka memberikan tonggak perubahan pada 
sistem pendidikan tinggi di Indonesia. Perguruan tinggi diharapkan mampu 
menghasilkan Sumber Daya manusia yang adaptif dan responsif terhadap 
kebutuhan, tantangan dan tren yang terjadi baik di masyarakat, tingkat 
nasional maupun global. Esensi kebijakan tersebut adalah memberikan hak 
kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman terbaik (best experiences) 
selama maksimal 3 semester (20-60 sks) yang diperoleh di luar prodi dalam 
perguran tinggi yang sama dan di luar prodi pada perguruan tinggi yang 
berbeda dan diluar perguruan tinggi.
Universitas Swadaya Gunung Jatidalam mengembangkan dan 
mengimplementasikan kurikulum mengacu pada KKNI dan Standar Nasional 
Pendidikan Tinggi. Selain itu kurikulum UGJ diharapkan dapat 
diimplementasikannyakurikulum yang memiliki ciri keunggulan dengan 
mengangkat kearifan lokal Nusantara yang potensial, karena hal ini seuai dengan 
visi UGJ adalah Tantangan yang dihadapi perguruan tinggi dalam 
pengembangan kurikulum di era Industri 4.0 adalah dihasilkannya lulusan 
yang memiliki berbagai kemampuan dan berorientasi pada dunia kerja, 
termasuk tuntutan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). SDM yang 
diharapkan adalah lulusan yang adaptif, unggul, kompetisisti dan berkarakter 
sesuai dengan kompetensi abad 21.


Desain danimplementasi yang diperlukan saat ini adalah perpaduan 
antara mata kuliah yang berorientasi pada penguasaan kompetensi keilmuan 
juga kompetensi yang dipersyaratkan di dunia kerja. Relevansi antara 
kompetensi yang dimiliki oleh lulusan dan kompetensi yang dipersyaratkan 
oleh dunia kerja, mendorong agar implementasi pendidikan tinggi diarahkan 
untuk menyiapkan SDM yang memiliki kompetensi holistik, baik softskills 
maupun hardskills.


Cirebon, 2021
UniversitasSwadayaGunungJati