STRUKTUR ORGANISASI

BADAN PENGEMBANGAN AKADEMIK

 

 

Rektor UGJ : Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si.

Kepala BPA : Dr. I. Robia Khaerudin, Drs., M.Pd.

Kepala Bidang PPIA BPA : Urip Widianingsih, S.Sos., M.Pd.

Kepala Bidang IPSI BPA : Jajo Firman Raharjo, M.Pd.

Staf BPA : Khamidah, S. Hum.

 

Badan Pengembangan Akademik (BPA) merupakan lembaga yang bertujuan untuk membantu pengembangan akademik secara sistematis.  Badan ini memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai berikut:

  1. Melaksanakan pengembnagan komponen akademik secara sistematik;
  2. Melaksanakan pengkajian dan pengembangan standar mutu akademik;
  3. Membuat perencanaan dan pengembangan institusional akademik;
  4. Melakukan peningkatan dan pengembangan aktivitas instruksional.

BPA dipimpin oleh seorang Kepala yang dibantu oleh bidang-bidang yang terdiri atas Bidang Perencanaan dan Pengembangan Institusi Akademik dan Bidang Inovasi dan Pengembangan Sistem Intruksional.

Kepala Badan Pengembangan Akademik bertugas merencanakan dan mengembangkan program dan sistem akademik yang meliputi pendidikan dan pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang sesuai dengan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni serta perkembangan industri

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Institusi Akademik memiliki tugas:

  1. Membantu Kepala Badan Pengembangan Akademik dalam mengembankan program dan sistem akademik, baik yang berhubungan dengan pendidikan dan pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat;
  2. Mengkoordinasikan kegiatan pengembangan akademik dalam hal:
  1. Penyusunan Rencana Induk Pengembangan (RIP) dari kegiatan Pengembangan Akademik pada UGJ sesuai dengan visi dan misi yang ditetapkan;
  2. Penyusunan road map kegiatan pengembangan program dan sistem akademik pada universitas, fakultas/sekolah pscasarjana, serta program studi yang memiliki kekhasan sebagai karekteristik UGJ
  3. Penyusunan kajian dan pengembangan program dan sistem akademik yang memiliki karakteristik khas sebagai keunggulan local yang bertaraf internasiaonal;
  4. Peningkatan penerapan program dan sistem akademik pada universitas, fakultas / sekolah pascasarjana, serta program studi;
  5. Pelatihan sumber daya dalam melakukan penerapan program dan sistem akademik pada universitas, fakultas / sekolah pascasarjana, serta program studi.

 

 

Kepala Bidang Inovasi dan Pengembangan Sistem Intruksional memiliki tugas:

  1. Membantu Kepala Badan Pengembangan Akademik dalam menerapkan peningkatan dan pengembangan sistem intruksional pada program studi yang diselenggarakan fakultas/sekolah pascasarjana
  2. Mengkoordinasikan kegiatan peningkatan dan pengembangan sistem intuksional dalam hal:
  1. Penyusunan road map kegiatan pengembangan sistem intruksional pada fakultas / sekolah pascasarjana atau program studi yang memiliki kekhasan sebagai karakteristik UGJ;
  2. Penyusunan program pengembangan sistem intruksional pada program studi yang diselenggarakan fakultas / sekolah pascasarjana sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;
  3. Penyusunan pelaksanaan kegiatan pengembangan sistem intruksional dan bahan ajar elektronik (digital) pada UGJ sesuai dengan visi dan misi yang ditetapkan;
  4. Penyusunan kajian dan pengembangan sistem intruksional yang memiliki karakteristik dan keunggulan lokal sesuai dengan kondisi dan budaya masyarakat;
  5. Penyusunan program penerapan dan evaluasi pengembangan sistem instruksional yang dikembangkan UGJ.